KuSMS.com (http://www.freesms4us.com/)
* FreeSMS4us.com (http://www.kusms.com/)
* Free SMS (http://s1.gxrg.org/home/index.php?)
Minggu, 07 November 2010
Kamis, 05 Agustus 2010
cara menyembunyikan control panel
Senin, 05 April 2010
Cara menyembunyikan menu pengaturan control panel
Control panel, didalamnya terdapat menu-menu aplikasi yang berfungsi untuk melakukan setting pada komputer anda. Menu aplikasi yang terdapat di control panel biasanya adalah sebagai berikut Accessibility Options, Add Hardware, Add or Remove Programs, Administrative tools.
alamat nya...
http://www.softholic.net/2010/04/cara-menyembunyikan-menu-pengaturan.html
Misalnya menu tersebut jarang dipergunakan, atau bisa juga lebih rasional yaitu demi keamanan komputer. Dengan disembunyikannya menu aplikasi tersebut maka orang lain tidak akan bisa mengubah pengaturan komputer kita melalui control panel.
Berikut ini adalah cara untuk menyembunyikan menu aplikasi di control panel.
1. Untuk keamanan, jangan lupa tetap Backup registry anda. Untuk backup registry bisa dibaca di backup registry
2. masuk ke registry editor dengan mengetikkan regedit pada menu run.
3. Langsung aja cari HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Control Panel\don't load
4. Pada bagian sebelah kanan, klik kanan > pilih > new > String Value > rename dengan file name sesuai tabel dibawah ini. Nama file sesuai dengan menu aplikasi yang akan disembunyikan.
5. Restart komputer atau log off.
TABEL
Suatu misal, kita mau menyembunyikan "accessibility Options". Setelah masuk pada HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Control Panel\don't load pada registry > klik kanan pada panel sebelah kanan > pilih new > pilih string value. String value yang baru dibuat tersebut rename dengan "access.cpl" (tanpa tanda kutip). Setelah itu restart atau logoff komputer.
Nah sekarang coba lihat pada control panel anda. Amati dan perhatikan ...
Sudahkan Accessibility Options menjadi hiden ???
Cara menyembunyikan menu pengaturan control panel
Control panel, didalamnya terdapat menu-menu aplikasi yang berfungsi untuk melakukan setting pada komputer anda. Menu aplikasi yang terdapat di control panel biasanya adalah sebagai berikut Accessibility Options, Add Hardware, Add or Remove Programs, Administrative tools.
alamat nya...
http://www.softholic.net/2010/04/cara-menyembunyikan-menu-pengaturan.html
Misalnya menu tersebut jarang dipergunakan, atau bisa juga lebih rasional yaitu demi keamanan komputer. Dengan disembunyikannya menu aplikasi tersebut maka orang lain tidak akan bisa mengubah pengaturan komputer kita melalui control panel.
Berikut ini adalah cara untuk menyembunyikan menu aplikasi di control panel.
1. Untuk keamanan, jangan lupa tetap Backup registry anda. Untuk backup registry bisa dibaca di backup registry
2. masuk ke registry editor dengan mengetikkan regedit pada menu run.
3. Langsung aja cari HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Control Panel\don't load
4. Pada bagian sebelah kanan, klik kanan > pilih > new > String Value > rename dengan file name sesuai tabel dibawah ini. Nama file sesuai dengan menu aplikasi yang akan disembunyikan.
5. Restart komputer atau log off.
TABEL
Suatu misal, kita mau menyembunyikan "accessibility Options". Setelah masuk pada HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Control Panel\don't load pada registry > klik kanan pada panel sebelah kanan > pilih new > pilih string value. String value yang baru dibuat tersebut rename dengan "access.cpl" (tanpa tanda kutip). Setelah itu restart atau logoff komputer.
Nah sekarang coba lihat pada control panel anda. Amati dan perhatikan ...
Sudahkan Accessibility Options menjadi hiden ???
cara menyembunyikan daraive
Cara kedua yaitu dengan menggunakan perintah gpedit (group policy editor)
1. Klik Start --> Run --> ketik gpedit.msc -->klik OK
2. Klik dua kali User Configuration --> Administrative Templates --> Windows Components --> Windows Explorer -->kemudian pilih Hide these specified drives in my computer di jendela sebelah kanan
Pada Jendela Hide specified drives in My Computer : pilih enable, kemudian tentukan drive yang akan disembunyikan (restrict)
Misalnya disini yang akan disembunyikan adalah drive D, maka pilih Restrict D drive only, kemudian klik Apply --> OK
Cek di My Computer untuk melihat hasilnya.
Untuk menampilkan kembali, lakukan urutan langkah yang sama, kemudian pada Jendela Hide specified drives in My Computer pilih opsi Not Configured --> klik Apply --> OK
1. Klik Start --> Run --> ketik gpedit.msc -->klik OK
2. Klik dua kali User Configuration --> Administrative Templates --> Windows Components --> Windows Explorer -->kemudian pilih Hide these specified drives in my computer di jendela sebelah kanan
Pada Jendela Hide specified drives in My Computer : pilih enable, kemudian tentukan drive yang akan disembunyikan (restrict)
Misalnya disini yang akan disembunyikan adalah drive D, maka pilih Restrict D drive only, kemudian klik Apply --> OK
Cek di My Computer untuk melihat hasilnya.
Untuk menampilkan kembali, lakukan urutan langkah yang sama, kemudian pada Jendela Hide specified drives in My Computer pilih opsi Not Configured --> klik Apply --> OK
alamat websit setting mikrotik dan key kamberskiy
http://www.rtrwbjs.co.cc/2010/03/download-serial-key-kaspersky-2010.html
Jumat, 14 Mei 2010
Kamis, 13 Mei 2010
Selasa, 11 Mei 2010
Manajemen Antivirus dalam Jaringan
Pengantar :
Banyak para pengguna komputer yang tidak mengetahui apa perbedaan mendasar antara antivirus untuk komputer satuan (standalone) dengan antivirus untuk jaringan dan menganggap bahwa penanganan antivirus dalam jaringan sama dengan antivirus untuk komputer standalone. Hal ini sama saja dengan membandingkan antara mini compo dengan tape mobil. Jika kita diberi hadiah mini compo, pada umumnya kita akan dengan mudah dapat mengoperasikan mini compo tersebut karena tinggal colok dan semua sistem sudah terpasang. Tetapi lain halnya jika kita diberi satu set tape mobil, dimana seluruh sistem belum terpasang dan harus dipasang oleh instalatir yang berpengalaman. Kalau dicoba-coba untuk memasang sendiri, tanpa pengalaman yang cukup kemungkinan besar tape mobil tidak akan terpasang dengan baik. Kecuali kita memaksa menggunakan mini compo di mobil, yang pada akhirnya malah menimbulkan masalah baru karena mini compo memang tidak dirancang untuk digunakan sebagai tape mobil.
PT. Vaksincom menyadari benar akan hal ini dan artikel dibawah ini memberikan gambaran yang cukup lengkap mengenai penanganan virus di dalam jaringan komputer menggunakan Norman Virus Control. Seluruh pelanggan PT. Vaksincom selain mendapatkan program antivirus yang sesuai dengan kebutuhannya, juga mendapatkan :
1.
Instalasi antivirus dalam jaringan dimana seluruh komputer akan melakukan update definisi antivirus secara otomatis tanpa memerlukan keterlibatan user. Jadi user tinggal menyalakan komputer saja dan bekerja, sedangkan Norman Virus Control akan secara otomatis mengupdate dirinya setiap hari ke server lokal.
2.
Pembersihan Virus, setiap komputer yang di instal antivirus akan dikunjungi secara langsung oleh teknisi PT. Vaksincom sehingga menjamin jalannya program antivirus di jaringan dan pembasmian virus yang ada di setiap komputer dalam jaringan.
3.
Support FULL dari teknisi PT. Vaksincom tanpa ada biaya tambahan per kunjungan. Dengan adanya dukungan dari teknisi PT. Vaksincom bagian IT / EDP dapat mengkonsentrasikan dirinya pada tugasnya dan menyerahkan semua penanganan virus pada pihak yang berkompeten. Perusahaan anda seperti mendapatkan tambahan IT baru yang ahli dalam masalah virus tanpa mengeluarkan biaya tambahan.
4.
Update Patch Gratis dilakukan oleh teknisi PT. Vaksincom. Setiap pelanggan PT. Vaksincom mendapatkan fasilitas update patch dan service pack gratis. Hal ini sangat membantu karena terbukti bahwa > 80 % virus yang mengganas sekarang memanfaatkan celah keamanan dan memerlukan satu usaha khusus dan konsisten agar jaringan komputer perusahaan dapat terupdate pada waktu yang tepat sebelum mengalami serangan virus.
Pernahkah anda mengalami sulitnya menginstall sebuah antivirus di dalam perusahaan anda dalam jumlah yang cukup besar? Dan bagaimana anda dapat mengawasi para pengguna komputer, apakah mereka telah mengupdate database virus mereka, apakah mereka terkena virus? Kalau anda mengandalkan diri anda sendiri tentunya akan membuang-buang waktu, hanya untuk mengawasi para client anda dalam menjaga komputernya dari serangan virus. Anda harus mengunjungi dan melihat satu persatu komputer client anda, yang sebenarnya ada cara yang lebih mudah dalam mengatasi hal ini.
Kalau anda menginstall program antivirus mungkin tidak semua fasilitas yang anda harapkan dapat terpenuhi. Anda harus mengisi ulang semua konfigurasi yang dibutuhkan oleh client anda. Yang parahnya, setelah anda meninggalkan komputer tersebut, client anda dapat merubah konfigurasi antivirus tersebut, dan yang pasti anda tidak menyadari kalau hal tersebut telah terjadi.
Jadi harus ada sebuah solusi yang praktis, murah dan tidak perlu membuang-buang waktu dalam menghadapi hal-hal demikian.
Norman Virus Control telah memberikan kemudahan-kemudahan yang cukup berarti dalam penginstallan antivirus di dalam sebuah jaringan komputer yang besar. Anda hanya menginstall Norman Virus Control di dalam sebuah komputer yang akan menjadi sebuah server antivirus. Anda hanya melakukan beberapa konfigurasi untuk digunakan di komputer client anda. Dan setelah itu, dari komputer client anda cukup menekan 2 buah file saja yang ada di komputer server antivirus. Kemudian anda dapat meninggalkan komputer client anda tersebut, dan install ditempat yang lain. Seluruh konfigurasi yang telah dibuat di server antivirus, akan sama di semua komputer client. Ini akan cukup berarti bagi para administrator komputer, karena mereka tidak hanya mengurusi virus komputer saja, tetapi masih banyak lagi pekerjaan-pekerjaan lainnya yang telah menanti.
Dengan beberapa kemudahan itu, waktu yang dibutuhkan hanya sedikit. Dan Norman Virus Control akan membuat anda menjadi seorang administrator yang handal, sebab dengan hanya menjalankan sebuah program yang bernama NDESK (terdapat di ...\\Norman\NVC\BIN\NDESK.EXE), ada sudah dapat memantau seluruh aktifitas client anda.
Ada beberapa kelebihan dari tools NDESK ini yaitu :
1.
Mengetahui komputer mana yang sudah terinstall antivirus Norman Virus Control dan yang belum. Pada gambar di bawah ini, anda bisa melihat ada beberapa komputer yang belum dan yang sudah terinstall antivirus Norman Virus Control.
2.
Komputer sudah terupdate atau belum
Keterangan :
Ternyata ada beberapa komputer yang belum terupdate virus definition file-nya. Kejadian ini mungkin dapat disebabkan, hubungan antara server dan client terganggu. Kalau client anda menggunakan Windows 9x/ME hal ini dapat diatasi dengan cara :
Anda klik kanan pada nama client yang bermasalah, pada menu propertis anda klik ‘Scan Now’. Opsi ini sebenarnya akan melakukan pemeriksaan di komputer client tersebut melalui server antivirus. Tetapi oleh Norman Virus Control telah disempurnakan, sehingga bukan hanya memeriksa apakah pada komputer tersebut ada virusnya atau tidak, tetapi ia memeriksa juga virus definition file, engine dari program antivirus yang ada di client. Kalau ternyata ada perbedaan dengan yang di server antivirus, maka langsung akan diperbaharui.
3.
Melakukan pemeriksaan komputer client dari komputer server antivirus.
Anda bisa melalukannya seperti petunjuk di atas, komputer server dapat melakukan pemeriksaan virus dan hasilnya dapat anda lihat di NVC Utilities.
Keterangan :
Anda dapat melakukan dengan cara, mengklik icon Norman Virus Control yang terletak pada taskbar sebelah kanan bawah . Dengan cara seperti ini para administrator dapat mengetahui bahwa pada komputer dengan IP address sekian ternyata ada virus. Pembersihan dilakukan di komputer yang bersangkutan, dan setelah bersih dari virus akan diberikan lagi pemberitahuan bahwa IP address tersebut telah clean.
4.
Membuat Konfigurasi untuk Client.
Norman Virus Control melalui NDESK, dapat melakukan konfigurasi dari server antivirus yang baru. Dengan cara ini setiap opsi-opsi atau konfigurasi yang anda perbaharui dapat langsung mengganti konfigurasi yang lama pada komputer client.
Setelah anda masuk ke dalam konfigurasi ini, anda klik kata “default”, kemudian akan tampil menu-menu konfigurasi. Anda dapat menambahkan atau mengurangi opsi-opsi yang akan atau telah anda pilih.
Setelah selesai melakukan perubahan, anda simpan terlebih dahulu, kemudian tutup. Kemudian untuk setiap komputer client akan segera merubah konfigurasinya sesuai dengan komputer antivirus server.
5.
Membuat Schedule Task
Dengan anda membuat Schedule Task, anda dapat memerintahkan komputer client untuk memeriksa target pemeriksaan (Harddisk, floppy disk, memori, boot sector, file-file terkompresi, subfolder), dan jadwal pemeriksaan. Opsi ini dapat anda lakukan melalui NDESK, klik tab TASK, kemudian klik kanan pada kata TASK, akan muncul pilihan dan klik New, lalu File.
Masukan sembarang nama untuk file task yang baru. Kemudian anda klik tombol yang bertuliskan kata NEW.
Setelah itu anda akan diberikan pilihan-pilihan untuk target dan waktu pemeriksaan komputer anda secara automatis.
6.
Mengetahui Status Komputer Client.
Dengan menggunakan NDESK, anda bisa melihat status dari komputer client anda. Kalau anda melihat pada gambar-gambar yang terdahulu, ada berbagai macam icon-icon yang tampak. Icon-icon tersebut mewakili status dari client-client anda.
Komputer tersebut telah diistall NVC dan dapat di ketahui up-date an terakhir, versi berapa, binari dan macro virus yang ada di komputer tersebut ( komputer server)
*
Komputer tersebut telah diistall NVC dan dapat di ketahui up-date an terakhir, versi berapa, binari dan macro virus yang ada di komputer tersebut (Komputer Workstation/Client)
Komputer Workstation telah terinstall NVC , tapi dilaporkan ada satu atau beberapa kompunen yang mengalami masalah.
Komputer server telah terinstall NVC, tapi dilaporkan ada satu atau beberapa kompunen yang mengalami masalah.
Komputer Workstation telah terupdate tapi masih menunggu proses restart
Komputer Server telah terupdate tapi masih menunggu proses restart
Dengan adanya kemudahan-kemudahan ini, para administrator akan berkurang kegiatannya dalam masalah penanggulangan virus, semua telah diambil alih oleh server antivirus sendiri.
PT. Vaksincom
Pengantar :
Banyak para pengguna komputer yang tidak mengetahui apa perbedaan mendasar antara antivirus untuk komputer satuan (standalone) dengan antivirus untuk jaringan dan menganggap bahwa penanganan antivirus dalam jaringan sama dengan antivirus untuk komputer standalone. Hal ini sama saja dengan membandingkan antara mini compo dengan tape mobil. Jika kita diberi hadiah mini compo, pada umumnya kita akan dengan mudah dapat mengoperasikan mini compo tersebut karena tinggal colok dan semua sistem sudah terpasang. Tetapi lain halnya jika kita diberi satu set tape mobil, dimana seluruh sistem belum terpasang dan harus dipasang oleh instalatir yang berpengalaman. Kalau dicoba-coba untuk memasang sendiri, tanpa pengalaman yang cukup kemungkinan besar tape mobil tidak akan terpasang dengan baik. Kecuali kita memaksa menggunakan mini compo di mobil, yang pada akhirnya malah menimbulkan masalah baru karena mini compo memang tidak dirancang untuk digunakan sebagai tape mobil.
PT. Vaksincom menyadari benar akan hal ini dan artikel dibawah ini memberikan gambaran yang cukup lengkap mengenai penanganan virus di dalam jaringan komputer menggunakan Norman Virus Control. Seluruh pelanggan PT. Vaksincom selain mendapatkan program antivirus yang sesuai dengan kebutuhannya, juga mendapatkan :
1.
Instalasi antivirus dalam jaringan dimana seluruh komputer akan melakukan update definisi antivirus secara otomatis tanpa memerlukan keterlibatan user. Jadi user tinggal menyalakan komputer saja dan bekerja, sedangkan Norman Virus Control akan secara otomatis mengupdate dirinya setiap hari ke server lokal.
2.
Pembersihan Virus, setiap komputer yang di instal antivirus akan dikunjungi secara langsung oleh teknisi PT. Vaksincom sehingga menjamin jalannya program antivirus di jaringan dan pembasmian virus yang ada di setiap komputer dalam jaringan.
3.
Support FULL dari teknisi PT. Vaksincom tanpa ada biaya tambahan per kunjungan. Dengan adanya dukungan dari teknisi PT. Vaksincom bagian IT / EDP dapat mengkonsentrasikan dirinya pada tugasnya dan menyerahkan semua penanganan virus pada pihak yang berkompeten. Perusahaan anda seperti mendapatkan tambahan IT baru yang ahli dalam masalah virus tanpa mengeluarkan biaya tambahan.
4.
Update Patch Gratis dilakukan oleh teknisi PT. Vaksincom. Setiap pelanggan PT. Vaksincom mendapatkan fasilitas update patch dan service pack gratis. Hal ini sangat membantu karena terbukti bahwa > 80 % virus yang mengganas sekarang memanfaatkan celah keamanan dan memerlukan satu usaha khusus dan konsisten agar jaringan komputer perusahaan dapat terupdate pada waktu yang tepat sebelum mengalami serangan virus.
Pernahkah anda mengalami sulitnya menginstall sebuah antivirus di dalam perusahaan anda dalam jumlah yang cukup besar? Dan bagaimana anda dapat mengawasi para pengguna komputer, apakah mereka telah mengupdate database virus mereka, apakah mereka terkena virus? Kalau anda mengandalkan diri anda sendiri tentunya akan membuang-buang waktu, hanya untuk mengawasi para client anda dalam menjaga komputernya dari serangan virus. Anda harus mengunjungi dan melihat satu persatu komputer client anda, yang sebenarnya ada cara yang lebih mudah dalam mengatasi hal ini.
Kalau anda menginstall program antivirus mungkin tidak semua fasilitas yang anda harapkan dapat terpenuhi. Anda harus mengisi ulang semua konfigurasi yang dibutuhkan oleh client anda. Yang parahnya, setelah anda meninggalkan komputer tersebut, client anda dapat merubah konfigurasi antivirus tersebut, dan yang pasti anda tidak menyadari kalau hal tersebut telah terjadi.
Jadi harus ada sebuah solusi yang praktis, murah dan tidak perlu membuang-buang waktu dalam menghadapi hal-hal demikian.
Norman Virus Control telah memberikan kemudahan-kemudahan yang cukup berarti dalam penginstallan antivirus di dalam sebuah jaringan komputer yang besar. Anda hanya menginstall Norman Virus Control di dalam sebuah komputer yang akan menjadi sebuah server antivirus. Anda hanya melakukan beberapa konfigurasi untuk digunakan di komputer client anda. Dan setelah itu, dari komputer client anda cukup menekan 2 buah file saja yang ada di komputer server antivirus. Kemudian anda dapat meninggalkan komputer client anda tersebut, dan install ditempat yang lain. Seluruh konfigurasi yang telah dibuat di server antivirus, akan sama di semua komputer client. Ini akan cukup berarti bagi para administrator komputer, karena mereka tidak hanya mengurusi virus komputer saja, tetapi masih banyak lagi pekerjaan-pekerjaan lainnya yang telah menanti.
Dengan beberapa kemudahan itu, waktu yang dibutuhkan hanya sedikit. Dan Norman Virus Control akan membuat anda menjadi seorang administrator yang handal, sebab dengan hanya menjalankan sebuah program yang bernama NDESK (terdapat di ...\\Norman\NVC\BIN\NDESK.EXE), ada sudah dapat memantau seluruh aktifitas client anda.
Ada beberapa kelebihan dari tools NDESK ini yaitu :
1.
Mengetahui komputer mana yang sudah terinstall antivirus Norman Virus Control dan yang belum. Pada gambar di bawah ini, anda bisa melihat ada beberapa komputer yang belum dan yang sudah terinstall antivirus Norman Virus Control.
2.
Komputer sudah terupdate atau belum
Keterangan :
Ternyata ada beberapa komputer yang belum terupdate virus definition file-nya. Kejadian ini mungkin dapat disebabkan, hubungan antara server dan client terganggu. Kalau client anda menggunakan Windows 9x/ME hal ini dapat diatasi dengan cara :
Anda klik kanan pada nama client yang bermasalah, pada menu propertis anda klik ‘Scan Now’. Opsi ini sebenarnya akan melakukan pemeriksaan di komputer client tersebut melalui server antivirus. Tetapi oleh Norman Virus Control telah disempurnakan, sehingga bukan hanya memeriksa apakah pada komputer tersebut ada virusnya atau tidak, tetapi ia memeriksa juga virus definition file, engine dari program antivirus yang ada di client. Kalau ternyata ada perbedaan dengan yang di server antivirus, maka langsung akan diperbaharui.
3.
Melakukan pemeriksaan komputer client dari komputer server antivirus.
Anda bisa melalukannya seperti petunjuk di atas, komputer server dapat melakukan pemeriksaan virus dan hasilnya dapat anda lihat di NVC Utilities.
Keterangan :
Anda dapat melakukan dengan cara, mengklik icon Norman Virus Control yang terletak pada taskbar sebelah kanan bawah . Dengan cara seperti ini para administrator dapat mengetahui bahwa pada komputer dengan IP address sekian ternyata ada virus. Pembersihan dilakukan di komputer yang bersangkutan, dan setelah bersih dari virus akan diberikan lagi pemberitahuan bahwa IP address tersebut telah clean.
4.
Membuat Konfigurasi untuk Client.
Norman Virus Control melalui NDESK, dapat melakukan konfigurasi dari server antivirus yang baru. Dengan cara ini setiap opsi-opsi atau konfigurasi yang anda perbaharui dapat langsung mengganti konfigurasi yang lama pada komputer client.
Setelah anda masuk ke dalam konfigurasi ini, anda klik kata “default”, kemudian akan tampil menu-menu konfigurasi. Anda dapat menambahkan atau mengurangi opsi-opsi yang akan atau telah anda pilih.
Setelah selesai melakukan perubahan, anda simpan terlebih dahulu, kemudian tutup. Kemudian untuk setiap komputer client akan segera merubah konfigurasinya sesuai dengan komputer antivirus server.
5.
Membuat Schedule Task
Dengan anda membuat Schedule Task, anda dapat memerintahkan komputer client untuk memeriksa target pemeriksaan (Harddisk, floppy disk, memori, boot sector, file-file terkompresi, subfolder), dan jadwal pemeriksaan. Opsi ini dapat anda lakukan melalui NDESK, klik tab TASK, kemudian klik kanan pada kata TASK, akan muncul pilihan dan klik New, lalu File.
Masukan sembarang nama untuk file task yang baru. Kemudian anda klik tombol yang bertuliskan kata NEW.
Setelah itu anda akan diberikan pilihan-pilihan untuk target dan waktu pemeriksaan komputer anda secara automatis.
6.
Mengetahui Status Komputer Client.
Dengan menggunakan NDESK, anda bisa melihat status dari komputer client anda. Kalau anda melihat pada gambar-gambar yang terdahulu, ada berbagai macam icon-icon yang tampak. Icon-icon tersebut mewakili status dari client-client anda.
Komputer tersebut telah diistall NVC dan dapat di ketahui up-date an terakhir, versi berapa, binari dan macro virus yang ada di komputer tersebut ( komputer server)
*
Komputer tersebut telah diistall NVC dan dapat di ketahui up-date an terakhir, versi berapa, binari dan macro virus yang ada di komputer tersebut (Komputer Workstation/Client)
Komputer Workstation telah terinstall NVC , tapi dilaporkan ada satu atau beberapa kompunen yang mengalami masalah.
Komputer server telah terinstall NVC, tapi dilaporkan ada satu atau beberapa kompunen yang mengalami masalah.
Komputer Workstation telah terupdate tapi masih menunggu proses restart
Komputer Server telah terupdate tapi masih menunggu proses restart
Dengan adanya kemudahan-kemudahan ini, para administrator akan berkurang kegiatannya dalam masalah penanggulangan virus, semua telah diambil alih oleh server antivirus sendiri.
PT. Vaksincom
Langganan:
Postingan (Atom)